Minggu, 30 Desember 2012
Tahun Depan Ada Ponsel Hanya Setipis Kertas
Tahun Depan Ada Ponsel Hanya Setipis Kertas
BBC Indonesia
Ponsel baru Samsung yang menggunakan teknologi OLED
BANJARMASINPOST.CO.ID - Bayangkan
bila Anda dapat memperlakukan ponsel anda seperti sehelai kertas.
Digulung, dijatuhkan, diselipkan ke dalam ransel, maupun diinjak namun
tetap tidak rusak.
Para peneliti sedang mengembangkan ponsel semacam itu -yang wujudnya tipis layaknya kertas dan dapat ditekuk.
Prototipenya telah ada dan menarik banyak perhatian dalam berbagai pameran peralatan teknologi.
Menurut desas-desus di kalangan teknologi, tahun depan kita sudah menyaksikan peluncuran ponsel yang dapat dibengkokkan ini untuk pertama kali.
Berbagai perusahaan, antara lain LG, Philips, Sharp, Sony dan Nokia, sedang mengembangkan teknologinya.
Namun ada laporan menyebutkan bahwa Samsung akan menjadi perusahaan pertama yang akan mewujudkannya.
Samsung memilih ponsel pintar yang memiliki OLED (Organic Lights Emitting Diode -suatu semikonduktor yang memancarkan sinar teknologi yang fleksibel. Samsung yakin bahwa ponsel ini akan "sangat populer di kalangan konsumennya di seluruh dunia."
Layarnya akan dapat "dilipat, digulung dan lebih banyak lagi; dan memungkinkan daya tahan yang tinggi melalui penggunaan lapisan plastik yang lebih tipis, lebih ringan dan lebih fleksibel daripada...teknologi LCD yang konvensional," ujar juru bicara Samsung.
Namun ada berbagai teknologi lain yang dapat membuat ponsel pintar Anda dapat ditekuk atau dibengkokkan. Bagaimana pun, konsep menciptakan elektronika yang fleksibel dan merakitnya pada plastik yang juga fleksible telah dibahas sejak tahun 1960-an.
ponsel Nokia
Pada tahun 2005, Philips mendemonstrasikan prototipe pertama display yang dapat digulung.
Tinta elektronik
Beberapa tahun kemudian, bacaan elektronik Kindle pertama dari Amazon menggunakan layar yang terbuat dari plastik yang tidak kaku -yang disebut optical frontplane. Satu-satunya masalah adalah bahwa komponen di bawah layar itu harus dari bahan yang kaku.
Sebagimana bacaan elektronik generasi berikutnya, semua menggunakan tinta elektronik atau e-ink, yang juga dikembangkan oleh perusahaan yang sama.
Layar yang hitam-putih, dapat dilihat dengan memantulkan sinar alami seperti layaknya kalau kita membaca buku kertas, dan bukannya seperti layar yang memancarkan cahaya sendiri.
Namun kebanyakan display tinta elektronik tersembunyi di balik layar kaca yang kaku dan tidak bisa ditekuk atau dibengkokkan. Salah satu alasannya adalah biaya.
Untuk membuat suatu produk yang sepenuhnya fleksibel, semua bagiannya -optical frontplane maupun backplane (tempat transistornya berada)- harus fleksibel, begitu juga batere, kerangka luar, layar sentuh, dan komponen lainnya.
Beberapa perusahaan telah mulai mengembangkan display dengan backplane fleksibel.
Di antara perusahaan yang mulai mengembangkan layar tinta elektronik fleksibel adalah LG Displays dari Korea Selatan dan Plastic Logic dari Inggris.
Namun menurut seorang pakar teknologi di Inggris, Samsung sudah cukup jauh di depan dalam bidang ini.
Apapun teknologinya, tampaknya tak lama lagi kita akan memiliki ponsel yang tak hanya pintar, namun juga dapat dibengkokkan. (BBC)
Para peneliti sedang mengembangkan ponsel semacam itu -yang wujudnya tipis layaknya kertas dan dapat ditekuk.
Prototipenya telah ada dan menarik banyak perhatian dalam berbagai pameran peralatan teknologi.
Menurut desas-desus di kalangan teknologi, tahun depan kita sudah menyaksikan peluncuran ponsel yang dapat dibengkokkan ini untuk pertama kali.
Berbagai perusahaan, antara lain LG, Philips, Sharp, Sony dan Nokia, sedang mengembangkan teknologinya.
Namun ada laporan menyebutkan bahwa Samsung akan menjadi perusahaan pertama yang akan mewujudkannya.
Samsung memilih ponsel pintar yang memiliki OLED (Organic Lights Emitting Diode -suatu semikonduktor yang memancarkan sinar teknologi yang fleksibel. Samsung yakin bahwa ponsel ini akan "sangat populer di kalangan konsumennya di seluruh dunia."
Layarnya akan dapat "dilipat, digulung dan lebih banyak lagi; dan memungkinkan daya tahan yang tinggi melalui penggunaan lapisan plastik yang lebih tipis, lebih ringan dan lebih fleksibel daripada...teknologi LCD yang konvensional," ujar juru bicara Samsung.
Namun ada berbagai teknologi lain yang dapat membuat ponsel pintar Anda dapat ditekuk atau dibengkokkan. Bagaimana pun, konsep menciptakan elektronika yang fleksibel dan merakitnya pada plastik yang juga fleksible telah dibahas sejak tahun 1960-an.
ponsel Nokia
Pada tahun 2005, Philips mendemonstrasikan prototipe pertama display yang dapat digulung.
Tinta elektronik
Beberapa tahun kemudian, bacaan elektronik Kindle pertama dari Amazon menggunakan layar yang terbuat dari plastik yang tidak kaku -yang disebut optical frontplane. Satu-satunya masalah adalah bahwa komponen di bawah layar itu harus dari bahan yang kaku.
Sebagimana bacaan elektronik generasi berikutnya, semua menggunakan tinta elektronik atau e-ink, yang juga dikembangkan oleh perusahaan yang sama.
Layar yang hitam-putih, dapat dilihat dengan memantulkan sinar alami seperti layaknya kalau kita membaca buku kertas, dan bukannya seperti layar yang memancarkan cahaya sendiri.
Namun kebanyakan display tinta elektronik tersembunyi di balik layar kaca yang kaku dan tidak bisa ditekuk atau dibengkokkan. Salah satu alasannya adalah biaya.
Untuk membuat suatu produk yang sepenuhnya fleksibel, semua bagiannya -optical frontplane maupun backplane (tempat transistornya berada)- harus fleksibel, begitu juga batere, kerangka luar, layar sentuh, dan komponen lainnya.
Beberapa perusahaan telah mulai mengembangkan display dengan backplane fleksibel.
Di antara perusahaan yang mulai mengembangkan layar tinta elektronik fleksibel adalah LG Displays dari Korea Selatan dan Plastic Logic dari Inggris.
Namun menurut seorang pakar teknologi di Inggris, Samsung sudah cukup jauh di depan dalam bidang ini.
Apapun teknologinya, tampaknya tak lama lagi kita akan memiliki ponsel yang tak hanya pintar, namun juga dapat dibengkokkan. (BBC)
Sumber : Kompas.com
Waspada Facebook Bisa Bikin Gendut
Waspada Facebook Bisa Bikin Gendut
BANJARMASINPOST.CO.ID - Para peneliti mengatakan bahwa orang
yang rutin bersosialisasi dengan teman-temannya melalui media sosial,
memiliki harga diri yang tinggi namun rendah dalam mengontrol pola
makan.
Mereka senang memakan kudapan tidak sehat saat sedang berbincang dengan teman-temannya di dunia maya, sebagaimana dilansir dari DailyMail.
Tim penelitian dari Colombia University dan University of Pittsburgh menyimpulkan bahwa ini merupakan salah satu faktor risiko meningkatnya berat badan.
"Karena para pengguna internet lebih mementingkan eksistensi diri di antara teman-temannya di laman sosial, namun mereka tidak memperhatikan kontrol diri terhadap kudapan," sebagaimana ditulis para ilmuwan dalam Journal of Consumer Research.
Berdasarkan penelitian, laman media sosial seperti Facebook membuat orang lebih senang untuk mengunyah dan cenderung mengalami kegemukan. Mereka juga memiliki tagihan kartu kredit yang lebih tinggi.
"Menerapkan kontrol diri pada pengguna media sosial menjadi sangat penting untuk menjaga eksistensi di dunia maya namun juga harus bisa menjaga kesejahteraan diri," sebagaimana tertulis dalam jurnal itu.
Hal ini terbukti telah terjadi pada usia remaja, dan dewasa muda yang merupakan pengguna aktif media sosial dan tumbuh dewasa bersamaan dengan lini sosial, sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari.
Mereka senang memakan kudapan tidak sehat saat sedang berbincang dengan teman-temannya di dunia maya, sebagaimana dilansir dari DailyMail.
Tim penelitian dari Colombia University dan University of Pittsburgh menyimpulkan bahwa ini merupakan salah satu faktor risiko meningkatnya berat badan.
"Karena para pengguna internet lebih mementingkan eksistensi diri di antara teman-temannya di laman sosial, namun mereka tidak memperhatikan kontrol diri terhadap kudapan," sebagaimana ditulis para ilmuwan dalam Journal of Consumer Research.
Berdasarkan penelitian, laman media sosial seperti Facebook membuat orang lebih senang untuk mengunyah dan cenderung mengalami kegemukan. Mereka juga memiliki tagihan kartu kredit yang lebih tinggi.
"Menerapkan kontrol diri pada pengguna media sosial menjadi sangat penting untuk menjaga eksistensi di dunia maya namun juga harus bisa menjaga kesejahteraan diri," sebagaimana tertulis dalam jurnal itu.
Hal ini terbukti telah terjadi pada usia remaja, dan dewasa muda yang merupakan pengguna aktif media sosial dan tumbuh dewasa bersamaan dengan lini sosial, sebagai bagian dari kehidupan mereka sehari-hari.
Ternyata Macet di Jalan Ada Untungnya Juga
Ternyata Macet di Jalan Ada Untungnya Juga
newstotalk.com
Para pengguna jalan di ibu kota Rusia, Moskwa, rata-rata terjebak macet selama tiga jam setiap harinya.
BANJARMASINPOST.CO.ID, MOSKWA —
Kemacetan tak selamanya merugikan. Adakalanya keuntungan muncul di
tengah kemacetan panjang, seperti yang terjadi di Moskwa, yang merupakan
salah satu kota dengan kemacetan terburuk di dunia.
Berdasarkan survei IBM, ibu kota Rusia itu termasuk lima besar kota dengan kemacetan terburuk di dunia. Pengguna jalan di kota ini rata-rata terjebak kemacetan selama 2,5 jam.
Sebanyak 40 persen warga Moskwa mengatakan, mereka pernah terjebak kemacetan hingga lebih dari tiga jam. Namun, kini, para korban kemacetan itu sudah memiliki "obat" penghilang kebosanan. Tablet, laptop, dan gadget lain kini menjadi bagian penting dari sebuah mobil di Moskwa.
Di Rusia, ribuan orang menggunakan situs Yandex untuk mencari titik kemacetan dan memperingatkan pengguna lalu lintas lain terkait kemacetan lalu lintas. Lewat situs itu, para pengendara bertukar kisah, mulai dari lampu lalu lintas yang tak kunjung berubah warna hingga kekonyolan ulah polisi.
Namun, tak sedikit juga yang menggunakan situs ini sebagai sarana mencari jodoh. Hal itu dilakukan pasangan Tatyana dan Mickhail Sanadze.
"Dalam chat room, saya menanyakan rute terbaik yang tak macet ke sebuah taman. Seseorang membalas permintaan saya dan itulah suami saya sekarang, yang menjelaskan arah yang paling baik ke tujuan saya. Itulah bagaimana saya bertemu suami saya," kata Tatiana.
Duduk di kursi penumpang, dilengkapi iPad di tangan, Mikhail menambahkan, "Kemacetan lalu lintas Moskwa memainkan peran penting dalam takdir kami."
"Ketidaknyamanan bagi orang lain bisa jadi malah keuntungan bagi yang lain. Saya kira jika tidak ada kemacetan parah, kami tidak akan pernah berjumpa," ujar Mikhail.
Mungkin kemacetan menguntungkan Mikhail dan Tatyana, tetapi untuk perekonomian Moskwa kemacetan itu merugikan kota tersebut hingga miliaran dollar AS setiap tahunnya.
Berdasarkan survei IBM, ibu kota Rusia itu termasuk lima besar kota dengan kemacetan terburuk di dunia. Pengguna jalan di kota ini rata-rata terjebak kemacetan selama 2,5 jam.
Sebanyak 40 persen warga Moskwa mengatakan, mereka pernah terjebak kemacetan hingga lebih dari tiga jam. Namun, kini, para korban kemacetan itu sudah memiliki "obat" penghilang kebosanan. Tablet, laptop, dan gadget lain kini menjadi bagian penting dari sebuah mobil di Moskwa.
Di Rusia, ribuan orang menggunakan situs Yandex untuk mencari titik kemacetan dan memperingatkan pengguna lalu lintas lain terkait kemacetan lalu lintas. Lewat situs itu, para pengendara bertukar kisah, mulai dari lampu lalu lintas yang tak kunjung berubah warna hingga kekonyolan ulah polisi.
Namun, tak sedikit juga yang menggunakan situs ini sebagai sarana mencari jodoh. Hal itu dilakukan pasangan Tatyana dan Mickhail Sanadze.
"Dalam chat room, saya menanyakan rute terbaik yang tak macet ke sebuah taman. Seseorang membalas permintaan saya dan itulah suami saya sekarang, yang menjelaskan arah yang paling baik ke tujuan saya. Itulah bagaimana saya bertemu suami saya," kata Tatiana.
Duduk di kursi penumpang, dilengkapi iPad di tangan, Mikhail menambahkan, "Kemacetan lalu lintas Moskwa memainkan peran penting dalam takdir kami."
"Ketidaknyamanan bagi orang lain bisa jadi malah keuntungan bagi yang lain. Saya kira jika tidak ada kemacetan parah, kami tidak akan pernah berjumpa," ujar Mikhail.
Mungkin kemacetan menguntungkan Mikhail dan Tatyana, tetapi untuk perekonomian Moskwa kemacetan itu merugikan kota tersebut hingga miliaran dollar AS setiap tahunnya.
Sumber : Kompas.com
Kacamata Termahal Di Dunia
Kacamata Termahal Di Dunia
Hari ini ane mau posting tentang kacamata termahal nih. Model-model kacamatanya cakep banget tapi kalau misalnya ane beli pasti bokek banget.
Dolce dan Gabbana
Dolce dan Gabbana adalah kacamata hitam unik
yang paling mahal di dunia, produk DG2027B bingkainya dilapisi emas
dengan harga sekitar $ 383.609. Model Dolce dan Gabbana ini berasal
dari kelompok kacamata highclass.
Moss Lipowa
Moss Lipowa
Moss Lipow
adalah kacamata kedua paling mahal di dunia, desainnya dihargai
sekitar $ 3800, artis Moss Lipow adalah pencipta dari kacamata ini,
dia memiliki sekitar 3.000 desain bingkai yang berbeda
Louis Vuitton
Louis Vuitton
Louis Vuitton
adalah sebuah perusahaan Perancis yang bergerak barang siap pakai,
sepatu, jam tangan, perhiasan, aksesoris, kacamata dan buku-buku.
Kacamata hitam yang diproduksi perusahaan ini berkisar $ 1000.
Bvl Gari
Bvl Gari
Gari Bvl
adalah kacamata unik lainnya buah karya dari sebuah perusahaan Italia
yang memproduksi dan menjual barang-barang mewah serta produk Perhiasan
sejak 1884, kacamata yang diproduksi adalah Bvl Gari Sunglasses 8016B
yang dibandrol dengan harga sekitar $ 599.
sumber: http://www.dalimunthe.com/2010/05/kacamata-termahal-di-dunia.html#ixzz0opRlt5Pn
Langganan:
Postingan (Atom)








